Pernahkah kita melihat
diri kita sendiri yang gemar bekerja untuk mengumpulkan harta kekayaan demi
meraih kebahagiaan yang hakiki. Kita merasa dengan uang semuanya dapat dibeli,
mau mobil tinggal sebut saja, jika ada uang ya tinggal pergi aja ke dealer
mobil untuk transaksi dan memilih model apapun yang kita suka.
Kita
sebagai manusia ciptaan Allah, tentunya ada hawa nafsu, jika tidak, maka kita
bukan manusia alias malaikat, jika hanya terdiri dari hawa nafsu saja, maka
lebih tidak manusia lagi, itulah makhluk yang bernama “syetan”.
Pada kitab “hayat al-shahabah”
disebutkan sebuah riwayat dari al-Kandahlawi menceritakan tentang sahabat Nabi
yang bernama Abu Dujanah. Ketika Abu Dujanah sakit keras, sahabat lain
berkunjung kepadanya.
Pernahkah kita
mendengar atau membaca hadis Rasul Saw berikut;“perzinaan akan lazim
dilakukan secara terang-terangan” (HR. Bukhari).[1]
Jika jawabannya sudah, jadi di sini saya hanya akan mengulang untuk
mengingatkan saudara akan apa yang sudah disampaikan oleh Nabi Kita Rasulullah
Saw empat belas abad silam,