Monday, 30 November 2015

Pantun Islam yang berisi nasehat





Oleh: Dewi Sartika
 
Bunga berjejer di taman yang indah
Sedap mata memandang dari arah mana saja
Wahai muslim dan muslimah
Mari kobarkan semangat jihad di mana saja berada

Mimosa Pudica





Oleh: Lita Oktaviani

Tidak!aku tidak ingin percaya dengan apa yang ku lihat.
Dia…benarkah itu dia?
Bukan! ku harap bukan dia,namun sepertinya harapanku sia-sia tatkala aku memberanikan diri mendekat selangkah lagi.Ku sentuh bahunya,wajahnya mengarah padaku.

Mengejar dunia yang tidak seberapa nilainya




By: Dewi Sartika

Pernahkah kita melihat diri kita sendiri yang gemar bekerja untuk mengumpulkan harta kekayaan demi meraih kebahagiaan yang hakiki. Kita merasa dengan uang semuanya dapat dibeli, mau mobil tinggal sebut saja, jika ada uang ya tinggal pergi aja ke dealer mobil untuk transaksi dan memilih model apapun yang kita suka.

Kuasa Illahi




By: Dewi Sartika

Aku.... bersama alamku yang indah
Indah..... semerbak wangi bunga di taman
Bagaimana dengan imanku?
Sudahkah yakin, atau setengah yakin?
Aku ingat, ingat sekali
Bahwa alam ini ciptaan-Nya
Sungai, bebatuan, air yang mengalir dengan derasnya
Semua itu ciptaan-Nya

Mengalahkan Hawa Nafsu, Kenapa Tidak?




By: Dewi Sartika

Kita sebagai manusia ciptaan Allah, tentunya ada hawa nafsu, jika tidak, maka kita bukan manusia alias malaikat, jika hanya terdiri dari hawa nafsu saja, maka lebih tidak manusia lagi, itulah makhluk yang bernama “syetan”.

Amalan Unggul Sahabat “Abu Dujanah”




Written By: Dewi Sartika

Pada kitab “hayat al-shahabah” disebutkan sebuah riwayat dari al-Kandahlawi menceritakan tentang sahabat Nabi yang bernama Abu Dujanah. Ketika Abu Dujanah sakit keras, sahabat lain berkunjung kepadanya. 

Friday, 27 November 2015

Di Ambang Pintu Keadilan Abadi




By: Dewi Sartika

Pernahkah kita mendengar atau membaca hadis Rasul Saw berikut;“perzinaan akan lazim dilakukan secara terang-terangan” (HR. Bukhari).[1] Jika jawabannya sudah, jadi di sini saya hanya akan mengulang untuk mengingatkan saudara akan apa yang sudah disampaikan oleh Nabi Kita Rasulullah Saw empat belas abad silam,