Wednesday, 27 January 2016

Niat Yang Baik






Oleh: Paramudika Handayani
Niat adalah sesuatu yang sangat penting yang mempengaruhi keabsahan dan nilai sebuah amal. Rasulullah SAW bersabda, “Semua amal perbuatan tergantung niatnya dan setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Totalitas





Oleh: Oktarizal Fiardi

Totalitas. Satu kata ini cukup layak untuk mewakili semangat juang para pemain sepak bola ketika sedang berlaga di partai puncak sebuah kejuaraan. Setiap orang  yang menyaksikan pertangdingan final –baik yang menonton langsung di stadion ataupun yang menyaksikan di layar kaca- pasti bisa merasakan semangat juang luar biasa yang mengalir dalam tubuh setiap pemain.

LIFE





by. Nurul khoiriyyah

Ketika untuk pertama kali kamu mengerti arti kehilangan, apa yang ingin kamu lakukan? Menangis meratapi hari, atau memutuskan untuk membuka lembar baru tanpa ‘dia’ , seseorang yang pergi dan membuat mu begitu merasa kehilangan.

Keinginan






Waktu berlari tak kenal kompromi
Masa muda pasti akan pergi
Syahdu hangat rindu menanti
Usia dewasa harap sukses diri

Thursday, 31 December 2015

Pengorbanan Seorang Ibu







By : Asmarnita, S.PdI

Suatu ketika ada seorang anak berusia 15 tahun yang lagi nyantai bersama ibunya, dia tidur-tiduran dipangkuan ibunya dengan manja, dan ibunya mengelus-elus kepala anaknya karna sudah lama tidak merasakan dimanja-manja ibunya. Kemudian anaknya bertanya, bu... dihari umurku yang ke 17 besok ibu mau kasih kado apa bu?

Tarbiyah Bukan Penentu





Oleh: Paramudika H
 
Tarbiyah bukanlah segala-galanya, tapi segala-galanya berawal dari tarbiyah (anonim)

Kalimat ini sungguh familiar di kalangan para pengusung dakwah yang notabenenya adalah berawal dari tarbiyah. Pun bagi mereka yang tak tertarbiyah tidak sedikit yang pula yang mengetahui kalimat itu. Itu sudah menjadi rahasia umum, bahwa tarbiyah adalah tentang liqo’

Studi Kritis terhadap Pendidikan Klasik pada Masa Khulafah al-Rasyidin






Oleh: Dewi Sartika

Abstrak

Kepemimpinan umat Islam di masa awal-awal di kenal dengan istilah Khalifah. Khalifah berarti pengganti Nabi Saw sebagai pemegang kendali pemerintahan umat Islam, bukan sebagai Nabi ataupun Rasul, sebab Nabi Saw sendiri adalah Khatamun Nabiyyin (penutup dari sekalian Nabi). Ada empat Khalifah yang dikenal masa awal-awal Islam berjaya pasca wafatnya Rasul Saw yakni; Khalifah Abu Bakar al-Shiddiq, Usman ibn Affan, Umar ibn Khattab, dan Ali ibn Abi Thalib. Adapun keempat Khalifah inilah nantinya, letak maju-mundurnya umat Islam pasca wafatnya Rasul Saw.