Showing posts with label Parenting. Show all posts
Showing posts with label Parenting. Show all posts

Saturday, 8 April 2017

Cara Anak-Anak Mendapatkan Teman


 Zulfiandri

Dalam bukunya Children’s Friendships, Zick Rubin dari Brandeis University, menerangkan bagaimana anak-anak melewati empat tahap yang saling tumpang tindih waktu mereka mempelajari seni dan keterampilan berteman.

Thursday, 19 January 2017

Memberi hadiah pada anak


Reza Pratomo

Seperti apa hadiah sebaiknya diberikan pada anak?

Jika anda memahami bahwa tangki cinta yang dominan anak anda adalah hadiah, maka untuk membuat ‘baterai’ mereka tetap penuh, mereka membutuhkan hadiah untuk menjadikan mereka merasa tetap disayangi. Dan tugas kita sebagai orang tua adalah mengisi tangki cinta tersebut.

Sunday, 15 January 2017

Membangun Daya Resiliensi pada Anak (Bag. 2)



Reza Pratomo

Berikut ini adalah bagian kedua dari 10 hal yang perlu dilakukan orang tua perlu lakukan dalam membangun daya resiliensi pada anak. Bagian pertama dapat anda baca disini.

Menjadi mentor, bukan penyelamat.
Kadangkala sebuah kesalahan dapat menjadi resep yang amat mujarab bagi anak untuk belajar. Lebih baik mereka belajar dari kesalahan-kesalahan kecil disaat muda, dibandingkan kesalahan besar yang mereka lakukan disaat mereka dewasa.

Saturday, 7 January 2017

Membangun Daya Resiliensi pada Anak (bag. 1)



Reza Pratomo

Resiliensi adalah sebuah kemampuan sesorang untuk bangkit kembali dengan cepat disaat ia menghadapi keadaan yang sulit. Tidaklah mengherankan jika kemampuan ini dimiliki oleh sebagian besar rang-orang sukses di seluruh dunia.

Saturday, 31 December 2016

Edukasi Pikiran Bawah Sadar Anak




Kita semua tahu bahwa manusia mempunyai dua macam bentuk pikiran yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar mempunyai fungsi mengidentifikasi informasi yang masuk, membandingkan dengan data yang sudah ada dalam memori kita, menganalisa data yang baru masuk tersebut dan memutuskan data baru akan disimpan, dibuang atau diabaikan sementara.

Apa Bahasa Cinta Anak Anda ?



Kalau Anda bingung, silakan baca kembali pertanyaan diatas.  Jika Anda jeli, Anda akan tahu bahwa yang lebih penting adalah yang kedua yaitu Anak yang merasa dicintai orangtuanya. Karena bila orangtua merasa mencintai anaknya, belum tentu anaknya merasa dicintai bukan ? Tetapi kalau anak yang merasa dicintai orangtuanya, sudah pasti orangtuanya mencintai anaknya.

Cara Memarahi Anak (Bag 2)



Jangan Cela Dirinya, Cukup Perilakunya Saja.

Suatu saat, kira-kira jam setengah dua dini hari seorang anak saya bangun dari tidurnya. Ia kemudian beranjak dan mengajak adiknya yang masih bayi bercanda, padahal adiknya baru saja tertidur. Sebagaimana ibunya, saya juga sempat emosi. Hampir-hampir saya tidak dapat mengendalikan emosi, tetapi saya segera tersadar bahwa yang dilakukan oleh anak saya merupakan cerminan dari rasa sayangnya kepada adik. Nah, apa yang terjadi jika saya mencela anak saya? Apalagi kalau saya memelototi dan menghardiknya keras-keras, iktikad baik itu bisa berubah menjadi kemarahan sehingga anak justru mengembangkan permusuhan kepada adiknya. Ia bisa belajar membenci adiknya.

Cara Bijak Memarahi Anak (Bag 1)



Sebagaimana senyuman yang damai, kadang kita harus memarahi anak. Ini bukan berarti kita meninggalkan kelembutan, sebab memarahi dan sikap lemah-lembut bukanlah dua hal yang bertentangan. Lemah-lembut merupakan kualitas sikap, sebagai sifat dari apa  yang kita lakukan. Sedangkan memarahi -bukan marah-merupakan tindakan. Orang bisa saja bersikap kasar, meskipun dia sedang bermesraan dengan istrinya.

Mengajar dengan Memberi Teladan

                                 

Apabila anak-anak menyaksikan kita dengan tenang membahas sebuah masalah, menguraikan segala sesuatunya, dan menimbang semua pemecahan yang mungkin, mereka dengan sendirinya mulai menghargai dan meniru perilaku tersebut. Sebaliknya, jika kita menunjukkan sikap tersinggung, tidak mau kalah, tertekan atau kesal karena masalah kita, atau jika kita berpura­pura beranggapan bahwa masalah-masalah itu akan hilang atau beres dengan sendirinya, apa yang akan dipelajari oleh anak?

Anak-Anak dan Pemecahan Masalah


Seorang anak berusia lima tahun kebetulan melihat sendiri ayahnya cedera karena terkena gergaji mesin, ia langsung masuk ke rumah untuk menelepon saluran darurat. Seorang anak tujuh tahun, karena kesal pada ayahnya yang selalu terlambat bila menjemputnya dari les renang membeli sebuah arloji dengan alarm sebagai hadiah ulang tahun sang ayah dan sebelum memberikannya pada ayahnya ia menyetelnya sedemikian rupa sehingga alarm arloji itu akan berdering satu jam sebelum jam penjemputannya. Seorang anak berusia 10 tahun, yang ketakutan karena sepupunya terluka akibat tembak-menembak di jalan, menulis surat kepada walikota dan kepala polisi untuk menceritakan kecemasannya, dan mendesak moreka untuk menugaskan lebih banyak polisi di daerah tempat tinggalnya.  Ia mendapatkan surat, balasan pribadi dan walikota, yang menjanjikan bahwa peristiwa serupa akan diusahakan tidak terjadi lagi.

6 Karakteristik Ayah Idaman


Reza Pratomo

Seorang Muslim sudah semestinya memikirkan masa depan dengan melakukan invesment -bukan dengan stock portofolio, 401K, rumah ataupun saving account, tetapi dengan shodaqoh jariyah, menyebarkan ilmu yang bermanfaat, dan membina anak yang sholeh/-ah. Ketiga aktivitas ini ternyata tercakup dalam proses pendidikan anak dan apalagi Alhamdulillah banyak diantara kita yang telah dikaruniai anak, sehingga saya tergerak untuk merangkum 6 karakteristik kepribadian seorang ayah idaman.

Monday, 31 October 2016

Menumbuhkan Sikap Asertif pada Siswa


Reza Pratomo 

Tidak dapat dipungkiri bahwa sifat asertif akan sangat berpengaruh bagi tumbuh kembang dan prestasi seorang siswa, terutama di sekolah. Pengertian asertif adalah kemampuan untuk mengkomunikasikan perasaan, pikiran dan pertanyaan kepada orang lain tanpa merugikan atau melukai perasaan orang lain. Walaupun perasaan yang akan diungkapkan adalah perasaan negatif seperti marah atau kesal, namun orang dengan kemampuan asertif yang baik akan mampu mengkomunikasikan perasaannya tanpa merugikan orang lain.

Sunday, 30 October 2016

4 Tipe Ayah


Reza Pratomo

Peran ayah pada hari ini tidak dapat dipungkiri penting dalam tumbuh kembang putra dan putrinya, namun tentu saja ada beberapa tipe ayah yang hari ini sering ada disekitar kita, berikut ini beberapa tipe tersebut.

Monday, 17 October 2016

7 Hal Yang Sebaiknya Dilakukan Orang Tua pada Fase Pertama Pendidikan Anak Usia Dini.



Reza Pratomo

Pola parenting nabawiyah mengenal 3 fase dalam tahapan pendidikan anak. Di mana fase pertama (0 – 7 tahun) anak dianggap sebagai raja, tahap selanjutnya (8 – 14 tahun) anak dianggap sebagai pembantu dan tahapan terakhir ( 15 – 21 tahun) anak dianggap sebagai sahabat atau menteri di rumah tangga orang tuanya.

Tulisan kali ini akan membahas bagaimana cara kita sebagai orang tua memperlakukan anak di fase pertama dalam tumbuh kembangnya, yaitu anak sebagai raja. Pengertian anak sebagai raja adalah dimana anak memiliki kerajaannya sendiri, yaitu bermain. Kita sebagai orang tua hanyalah rakyat jelata. Dan sang raja memiliki kekuasaan mutlak di kerajaannya.

Friday, 30 September 2016

Tugas Kita Sebagai Orang Tua



Oleh: Reza Pratomo
...........

"Om, ana boleh nanya tentang kuliah?"

"boleh, silahkan...." jawab kami.

"ana ingin kuliah di UI atau UGM om, tapi...."